Jasa Pembuatan Pemasangan Home Theatre

Apr 25, 2018 | | Say something

Pembuatan pemasangan home theatre merupakan sarana entertainment yang membutuhkan daya kedap suara yang cukup baik dan interior ruangan yang bagus. Sebagai sebuah sarana entertainment, ruangan home theatre atau bioskop mini perlu adanya pemasangan peredam suara ruangan dan akustik suara sehingga nyaman untuk didengar dan tidak merusak telinga. Dalam tulisan ini saya akan membahas beberapa hal penting dalam membuat ruangan home theatre atau studio mini, bioskop mini. Yaitu pemasangan bahan peredam suara ruangan, pemasangan pembuatan interior ruangan, pemasangan jalur kelistrikan dan kabel kabel untuk alat home theatre.

Pemasangan Bahan Kedap Suara Ruangan Home Theatre

Entertainment home theatre merupakan salah satu sarana yang wajib memiliki peredam suara, yaitu bahan peredam suara ruangan yang dipasang di area dinding, plafon dan lantai untuk mencegah kebisingan suara keluar dari ruangan yang dapat mengganggu tetangga atau orang lain. Maka untuk membuat ruangan peredam suara kita perlu mengacu pada beberapa hal penting yang harus dikerjakan dan dilakukan. Ada 2 hal penting dalam membuat ruangan peredam suara bioskop mini atau home theatre ini, yaitu nilai sound transmission class (stc) bahan material yang dipasang dan tata pemasangan peredam suara yang baik dan benar.

Setiap bahan material yang kita pasang sebagai bahan peredam suara selalu memiliki nilai stc diatas. Nilai stc ini umumnya dihitung berdasarkan susunan bahan material yang hendak kita susun dari spek bahan material masing masing tersebut. Secara khusus digunakan untuk menyatakan kinerja suatu partisi atau dinding ruangan. Harga stc ditentukan secara grafis dengan cara membandingkan kurva rugi transmisi suara atau sound transmission loss (stl) dengan kurva standard stc. STL partisi atau dinding terpasang dapat diukur dengan mengacu pada standard ASTM E 336, sedangkan harga stc nya dapat dihitung berdasarkan standard ASTM E 416.

Harga stc secara umum menunjukkan kondisi kinerja optimal dari sebuah partisi atau dinding, karena didapatkan melalui pengukuran stl di laboratorium. Dalam kondisi riil, setelah partisi atau dinding tersebut dipasang di dalam ruangan, harga stc tersebut sulit sekali dicapai. Hal ini disebabkan oleh dua faktor utama yaitu kebocoran (leakage) energi suara dan Adanya flanking path di ruangan. Kebocoran energi suara ini bisa disebabkan oleh komponen-komponen dalam sistem partisi atau dinding itu sendiri (kualitas pemasangan, sambungan antar bagian, dsb) maupun oleh sistem-sistem yang lain (pintu, jendela atau partisi/dinding yang lain). Sedangkan flanking adalah perambatan energi suara lewat jalur selain menembus dinding, misalnya melewati langit-langit ruangan atau bukaan di bagian dinding yang lain.

Semakin besar nilai stc, menunjukkan kinerja partisi/dinding yang semakin baik dalam mengisolasi ruangannya dari aktifitas akustik di ruangan yang berbatasan. Sebuah partisi atau dinding yang permukaannya terdiri dari berbagai jenis material, nilai stc nya cenderung ditentukan oleh stc yang paling rendah dari material penyusun. (itu sebabnya, celah pada partisi akan membuat harga stc turun drastis).

Maka kita bisa tahu jika material penyusun kedap suara ruangan adalah bata diaci 2 sisi dan partisi gypsum, keduanya memiliki nilai stc yang jauh berbeda. Tentu tembok yang disusun dengan kepadatan tinggi akan semakin baik dibandingkan dengan partisi gypsum saja.

Sementara untuk memasang bahan kedap suara kita perlu memahami bagaimana sistem itu bekerja secara maksimal sehingga kebocoran suara bisa terhindari. Kesalahan dalam pemasangan material kedap suara bisa mengakibatkan kebocoran suara sehingga nilai stc bahan material penyusun menjadi tidak berfungsi secara  maksimal. Untuk menyusun material kedap suara kita memerlukan prinsip dasar insulasi suara yaitu prinsip masssa, prinsip dekopling mekanik, prinsip absorbsi dan prinsip konduksi.

Prinsip massa ini berkaitan dengan perilaku suara sebagai gelombang. Apabila gelombang suara menumbuk suatu permukaan, maka dia akan menggetarkan permukaan ini. Semakin ringan permukaan, tentu saja semakin mudah digetarkan oleh gelombang suara dan sebaliknya,semakin berat massa akan semakin sulit digoyangkan. Demikian pula bahan peredam suara yang baik dan bagus. Prinsip dekopling ini adalah prinsip yang paling umum dikenal dalam konsep insulasi. Sound clips, resilient channel, staggered stud,dan double stud adalah beberap contoh aplikasinya. Pada prinsipnya dekopling mekanik dilakukan untuk menghalangi suara merambat dalam dinding,atau menghalangi getaran merambat dari permukaan dinding ke permukaan yang lain. Energi suara/getaran akan “hilang” oleh material lain atau udara yang ada diantara 2 permukaan. Penggunaan bahan penyerap suara dengan cara disisipkan dalam system dinding insulasi akan meningkatkan kinerja insulasi, karena energy suara yang merambat melewati bahan penyerap akan diubah menjadi energi panas (utk menggetarkan partikel udara yang terperangkap dalam pori2 bahan penyerap. Bahan penyerap ini juga akan menurunkan frekuensi resonansi system partisi/dinding yang di dekopling.  Ingat bahwa suara adalah gelombang mekanik, sehingga apabila dinding anda terhubung secara mekanik kedua sisinya, maka suara akan dengan mudah merambat dari satu sisi ke sisi lainnya. Untuk mengendalikannya tentu saja ada harus memotong hubungan mekanis antara sisi satu dengan sisi yang lain, misalnya dengan dilatasi antar sisi, menyisipkan bahan lain yang memiliki karakter isolasi lebih tinggi (beda Impedansi Akustik atau tahanan akustik), menggunakan studs dengan cara zigzag, dsb.

Pembuatan Interior Ruangan Home Theatre

Pembuatan interior ruangan home theatre merupakan tindak lanjut sesudah peredam suara ruangan home theater dipasang. Interior ruangan berkaitan dengan selera konsumen, maka interior umumnya dibuat secara custom sesuai harapan dan keinginan klien. Tetapi interior ruangan pada prinsipnya adalah kemampuan memadukan berbagai elemen yang membuat ruangan semakin cantik sesuai selera. Elemen elemen pembentuk interior bisa beraneka macam bisa dari wallpaper, led strip, lampu hias dinding, drop ceiling, wall droping, interior lantai, tata interior sofa dan sebagainya.

Namun tata interior ruangan juga berkaitan dengan tata letak speaker dan juga pengendalian medan suara dalam ruangan. Apa yang kita bicarakan adalah bahwa dalam elemen interior ruangan home theatre perlu adanya elemen pengendalian medan suara yaitu elemen pemantul, elemen penyerap dan elemen penyebar. Pengendalian medan suara dalam ruang (tertutup), pada dasarnya dilakukan untuk mengatur karakteristik pemantulan gelombang suara yang dihasilkan oleh permukaan dalam ruang, baik itu dari dinding, langit-langit, maupun lantai.

Pada ruang home theatre atau bioskop mini, 3 elemen tersebut pada umumnya dijumpai. Komposisi luasan per elemen pada permukaan dalam ruang akan menentukan kondisi medan suara ruang tersebut. Bila Elemen pemantulan menutup 100 % permukaan, ruang tersebut disebut ruang dengung (karena seluruh energi suara dipantulkan kembali ke dalam ruangan). Medan suara yang terjadi adalah medan suara dengung. Sebaliknya, apabila seluruh permukaan dalam tertutup oleh elemen penyerap, ruang tersebut menjadi ruang tanpa pantulan (anechoic), karena sebagian besar energi suara yang datang ke permukaan diserap oleh elemen ini. Medan suara yang terjadi disebut medan suara langsung. Medan suara ruang selain kedua ruang itu dapat diciptakan dengan mengatur luasan setiap elemen, sesuai dengan fungsi ruang.

Untuk pemakaian pengendalian medan suara dalam ruang yang lebih detail, sebuah elemen bisa dirancang sekaligus memiliki fungsi gabungan 2 atau 3 elemen tersebut. Misalnya gabungan Penyerap dan Penyebar dikenal dengan elemen Abfussor atau Diffsorbor, gabungan antara pemantul dan penyebar, dsb. Pola pemantulan 3 elemen tersebut merupakan fungsi dari frekuensi gelombang suara yang datang kepadanya.

Posted in: Bahan Kedap Suara | Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.