Bahan Peredam Gema Ruangan

Nov 10, 2017 | | 1 comment

Kita sering mendengar dan merasakan suara dalam sebuah ruangan yang nampak kacau dan suara dalam ruangan itu membuat telinga sakit. Bisa dari suara speaker ataupun suara lainnya. Padahal speaker yang dipasang bisa jadi merk yang premium atau bahkan sangat bagus. Jadi mengapa suara dalam ruangan itu nampak kacau dan bikin telinga kita jadi sakit? Itulah yang dinamakan gema atau gaung.

Gema adalah pemantulan bunyi yang diterima oleh pendengar beberapa saat setelah bunyi langsung. Contohnya adalah gema yang dihasilkan oleh dasar suatu sumur, suatu bangunan, atau pada suatu ruangan, oleh dinding. Jadi gema adalah suara yang diterima oleh telinga kita namun bukan suara pertama dari sumber suara melainkan suara pantulan dari beberapa kali pantulan yang kita dengar sehingga hal ini menyebabkan telinga kita mendengar berulang kali suara dari sumber suara pantulan. Gema adalah bunyi yang diperoleh dari pemantulan dimana jarak antara sumber bunyi dan dinding pemantul sangat jauh sehingga keseluruhan bunyi pantul dapat terdengar setelah bunyi asli.

Gema pada ruangan aula ballroom sering kita dengar. Misalnya aula ballroom dengan panjang 25 meter, lebar 20 meter dan tinggi 8 meter. Ruangan ini pada umumnya menimbulkan gema yang cukup besar sehingga suara di dalam ruangan tidak terdengar jernih. Dinding, plafon dan lantai aula ballroom yang merupakan bidang pantul seperti semen atau beton menyebabkan suara memantul dan tidak ada serapan. Maka salah satu cara mengatasi gema adalah dengan membuat bidang menyerap suara (absorber) sehingga suara yang masuk pada bidang absorber tidak dipantulkan kembali secara utuh.

Untuk membuat peredam gema kita perlu tahu mengenai teknik pengukuran atau perhitungan mengatasi gema. Banyak metode yang dipakai untuk mengukur gema ruangan, namun yang sering digunakan adalah teknik RT 60. Apa itu RT 60? Adalah waktu (detik) yang dibutuhkan untuk suara melemah sebanyak 60 db (decibel).

Untuk membuat ruangan dengan hasil akustik yang baik kita perlu menghitung:
(1) Besaran gema (RT60) rata – rata pada ruangan (detik)
(2) Besaran gema (RT60) pada frekuensi tertentu (detik)
Waktu gema yang ideal (RT60) untuk ruang dengar dengan volume 10 meter kubik adalah 0.9 detik dan 500 meter kubik adalah 1.4 detik. Jika angka (RT60) ruang jauh lebih kecil dari angka patokan di atas kita akan merasakan ruangan yang cenderung mati (dead room) atau jika angka (RT60) ruang jauh di atas angka patokan di atas kita akan merasakan ruang yang terlalu bergema.

Umumnya suara dalam ruangan memiliki karakteristik yang sama yaitu dipantulkan, diserap dan disebarkan. Maka menciptakan ruangan dengan sistem tata akustik yang bagus memerlukan bukan sekedar bahan penyerap suara, melainkan juga perhitungan akustik tata suara dalam ruangan tersebut. Desain akustik ruangan tertutup pada intinya adalah mengendalikan komponen suara langsung dan pantul ini, dengan cara menentukan karakteristik akustik permukaan dalam ruangan (lantai, dinding dan langit-langit) sesuai dengan fungsi ruangannya. Ada ruangan yang karena fungsinya memerlukan lebih banyak karakteristik serap (studio, Home Theater, dll) dan ada yang memerlukan gabungan antara serap dan pantul yang berimbang (auditorium, ruang kelas, dsb). Dengan mengkombinasikan beberapa karakter permukaan ruangan, seorang desainer akustik dapat menciptakan berbagai macam kondisi mendengar sesuai dengan fungsi ruangannya, yang diwujudkan dalam bentuk parameter akustik ruangan.

Dengan mengkombinasikan karakteristik permukaan bidang pantul, serap dan sebar, maka dapat diwujdukan kondisi mendengar yang diinginkan sesuai dengan fungsinya. Bagi anda yang memiliki ruangan untuk meredam gema atau gaung dalam ruangan, anda bisa telp kami dan menjadikan kami partner kerja anda sehingga gema dalam ruangan bisa dikurangi dan suara bisa terdengar lebih jelas. Terimakasih.

 

Posted in: Peredam Gema | Tags: , , , , , , , , , , ,

One Response

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.